Tabiat rumput laut tersirat dalam bendungan mata air lalu mengembun
Lelaki menjejakinya selembut sutra dari mana kau berikhwal tentang doa penyair menjadi terkabulkan
Segerombolan orang di pundaknya ditata yang keluar dari mulut rumah
Lalu apa ketika diam
Sedang jalan dipakainya lampu-lampu tuk terangi gulitanya malam

Bukan diam, maka leburkan hatimu pada batu-batu
Sebelum pintu menyepi dihalang masuk oleh raja
Menyisakan tangis yang haru
Hingga akhirnya heran cahaya masuk dari pintu rumahnya.
Akhirnya, kurasakan juga betapa daun peduli dengan tetabuhan yang terselip di dahan pohon
Diam kupungut mentari jinggamu yang berbaring tanah
Lantaran seekor kumbang jatuh merisih, aku lirih
setahuku kamu yang berdiri di pojok ruangan itu, sambil berdauh?
