Sifat ketiga Sayyidina Umar yang harus dimiliki oleh calon pemimpin adalah loyalitas yang tinggi. Sayyidina Umar adalah sosok yang amat loyal dan cinta terhadap Allah, Rasulullah, dan agama Islam. Kerja keras beliau seluruhnya beliau niati untuk mengabdikan diri pada agama dan untuk mencari rida Allah. Mengapa kita harus mencari pemimpin yang loyal? Karena pemimpin adalah pemegang tongkat estafet perubahan, maka dari itu kita harus memilih pemimpin yang loyal dan mau mengabdikan diri sepenuhnya pada masyarakat.
Sifat selanjutnya yang patut kita teladani dari Sayyidina Umar sebagai pemimpin adalah tanggung jawab. Terbukti dalam sebuah cerita, setiap malam Sayyidina Umar selalu berpatroli mengelilingi perumahan milik warga, mencari tahu bagaimana kondisi warga dan apa saja keseharian mereka. Bahkan, ketika mendapati warganya yang kelaparan, Sayyidina Umar tidak segan-segan membawakan uang, gandum, dan beberapa bahan pangan lainnya untuk diberikan pada warganya yang kelaparan. Sifat demikian sangat perlu dimiliki oleh seorang pemimpin. Ia tak hanya bertanggung jawab pada negara, tapi juga bertanggung jawab akan keselamatan dan kesejahteraan warganya.

Dengan tulisan sederhana ini, semoga kita bisa selektif dan memilih pemimpin yang terbaik untuk daerah kita. Karena masa depan berada di tangan kita, di tangan rakyat sebagai pemilik negeri tercinta ini.
