Dalam beberapa hari terakhir, berita-berita di media massa menunjukkan berbagai macam bencana yang melanda berbagai tempat di Indonesia. Mulai dari banjir di Kepulauan Bangka Belitung, Aceh, Jember, Indramayu, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Maluku, dan beberapa tempat lainnya; tanah longsor di Batam, Cianjur, Manado, Sumedang; serta bencana gunung meletus dan gempa bumi di beberapa tempat lain.
Tentu saja kerugiannya tidak hanya nyawa, tetapi juga harta benda. Berbagai bantuan dari pemerintah, lembaga, masyarakat luas yang dihimpun baik pribadi maupun kolektif mulai didistribusikan. Terlepas dari keprihatinan terhadap para korban bencana itu, sebetulnya ada hal yang cukup urgen untuk segera dipikirkan solusinya, yaitu berkenaan dengan kerusakan lingkungan.

Beberapa ahli menyebutkan bahwa bencana-bencana yang terjadi, selain bahwa bencana itu memang sudah takdir, tetapi juga sedikit banyak disebabkan oleh kerusakan lingkungan karena ulah manusia. Deforestasi dan eksploitasi alam menyebabkan ruang-ruang hijau semakin terdesak. Belum lagi persoalan polusi dan tata kelola ruang yang buruk.
