Kemudian, Rahmat Hidayatullah, pria yang meraih gelar S-3 Kajian Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta itu menyampaikan topik mengenai peran Lembaga Kebudayaan Islam (LKI) dalam mendukung sastra yang bernapaskan Islam. Ia menjelaskan bahwa sastra Islam tidak harus menampilkan ayat Al-Qur’an atau simbol keislaman secara langsung, tapi bisa dilihat dari nilai dan etika yang diangkat dalam karya.
Menurutnya, sastra Islam punya cakupan yang luas dan tidak terbatas pada bentuk yang formal. Sejak zaman dulu, sastra digunakan sebagai media dakwah dan kini berkembang menjadi sarana estetik dan religi. Di Indonesia, banyak seniman dan sastrawan yang menyampaikan nilai keislaman lewat karya sastra. Karena itu, LKI berperan penting dalam menjembatani nilai Islam dengan seni dan budaya secara lebih terbuka dan kontekstual.

Pemaparan penutup disampaikan oleh Mahwi Air Tawar, pria yang sering menulis puisi dan cerpen dan terbit di pelbagai media ternama dan konsisten mengadakan Semaan Puisi itu membahas sosok Mohammad Diponegoro, yang sering diinisial MD, sastrawan asal Yogyakarta yang banyak berkontribusi dalam perkembangan sastra dan teater Islam.
Menurut Mahwi, MD dikenal sebagai penulis yang aktif dan penuh gagasan. Diponegoro menciptakan Teater Muslim lewat naskah berjudul Iblis, di tengah dominasi teater seperti Bengkel Teater dan Rendra. Ia juga diketahui telah menulis puitisasi Al-Qur’an jauh sebelum H.B. Jassin, dengan gaya sastra yang kuat karena penguasaan bahasa Arab. Selain menulis, Diponegoro juga turun langsung ke sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk mengajar menulis dan mengembangkan teater pelajar.
Namun, menurut Mahwi, karya-karya Mohammad Diponegoro belum banyak mendapat perhatian. Mahwi mengajak para penulis untuk mulai menulis tentang tokoh penting ini agar jasanya tidak terlupakan.
Seminar Nasional ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Pestarama#10, yang menandai sepuluh tahun perjalanan acara tahunan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Pestarama terus menjadi ruang ekspresi dan apresiasi seni bagi mahasiswa.
