Dakwah Digital: Ketika Kredibilitas Dikalahkan Popularitas

Artinya, setiap orang memang punya hak untuk berpandangan. Namun, dalam hal persoalan agama, seharusnya seseorang sadar adanya syarat sebelum menyampaikan pendapatnya.

Atas maraknya fenomena dakwah digital tersebut, penulis mengemukakan beberapa gagasan berikut:

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pertama, para cendekiawan muslim yang punya kredibilitas dan otoritas keilmuan, khususnya yang masih muda, harus ikut terjun di dunia dakwah digital. Mereka harus turut mengimbangi konten-konten keagamaan sembarangan dengan konten-konten yang berkualitas dan kredibel. Mindset yang harus ditanamkan adalah bila yang pandai tidak mau mengurusi pendidikan umat, maka pendidikan umat akan diurusi oleh yang bodoh.

Hal ini sebagaimana dunia politik, yang bila diisi oleh mereka yang gila jabatan, maka rusaklah dunia perpolitikan tersebut. Begitu pun dengan dunia dakwah digital. Maka, slogan jawa “sing waras ngalah” tidak relevan dalam persoalan dakwah digital ini. Karena, bila kehadiran para ustaz/ustazah  digital yang ilmunya karbitan tidak diimbangi oleh yang mumpuni keilmuannya, kemaslahatan umat akan terancam dan dipertaruhkan. Sebab, bisa jadi mereka menerima materi yang tidak tepat dan bahkan membahayakan atau menyesatkan.

Kedua, kaderisasi ulama atau intelektual muslim perlu dilakukan. Hal ini sangat perlu dan bisa dilakukan. Salah satu caranya dengan memberikan akses pendidikan yang memadai kepada para santri atau generasi muda muslim. Mereka disiapkan menjadi pendakwah generasi baru.

Ketiga, organisasi keagamaan harus turut serta dan senantiasa mengawal jalannya dua strategi dunia dakwah digital sebagaimana dua poin di atas. Organisasi keagamaan besar yang ada di Indonesia, seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, harus turun tangan dan mengawal langsung dengan cara saling bersinergi. Juga menggandeng pemerintah untuk merealisasikan strategi dakwah digital sesuai kebutuhan zaman.

Dengan demikian, insyaallah dakwah Islam yang rahmatan lil alamin akan senantiasa tercipta dan membawa kebermanfaatan dan kemaslahatan bagi umat Islam dalam khalayak luas. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan