DI TEPI LORONG
Di tepi lorong waktu membeku
aku tercengang sejenak
sekadar mengumpulkan kata.

Ada yang telantar
sedang mengasah resah
ia tidur beralaskan mimpi
ia nyenyak meredam dendam
dalam dadanya
suara politik belum juga raib.
Napas berembus pelan
aku bayangkan
dari celah peradaban
betapa kita murung
membiarkan keadaan itu
berulang ulang
menembus angka takdir.
Kutub Yogyakarta, 2024.
PENANGGA BULAN
Bulan bergerak di atas kepala
mereka sebut penanggalan
sebagai ritus roh purba.
