RAHIM DAPUR
Napas subuh yang dingin,
kepul hangat periuk
Mengudara di atap harapan ibu
Dari rahim dapur, ia lahirkan
Mulut anak-anak berkecap

Sepiring cita-cita, teko impian
Dihidangkan di atas perjamuan
Meja ibu yang tak pernah sepi
Suapan nasi hikmah
Dan sesendok sayur kalam
Bermuara di perut masa depan
Aroma ibu selalu menguar
Di rahim dapur
Bercampur ikan panggang
Peluhnya membasahi pelipis panci
Merebus harapan
Yang selalu mendidih dalam doanya
Malang, 10-11 Desember 2025.
PERTUNJUKAN GAGANG CANGKUL
Aku sengaja bersembunyi
di balik gagang cangkul
yang melasahkanmu,
menerima rengkuh tangan
dan menadah peluh
yang membasuh perut-perut keroncongan.
Rumput bergoyang, angin berembus,
pohon menari, burung-burung bernyanyi
menyaksikan pertunjukan
sepeda tua, gubuk reot,
atap rumbia yang bocor
kau nikmati suapan harap
dalam bungkus doa
yang selalu kaubawa ke pinggan sawah
Malang, 27 Januari 2026.
Sumber ilustrasi: unplash.
