Dia menambahkan, sikap proaktif para santri Demak sebagai langkah positif untuk mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di Demak. “Mereka koordinasinya dengan otoritas pencegahan Corona sehingga dapat diperoleh informasi atau data kesehatan para santri karena semuanya terekam dengan baik,” imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Pengurus Cabang (PC) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Kabupaten Demak, Kiai Ali Saqof, mengatakan, sebagai perangkat NU yang mengkoordinasi pesantren, RMI Demak berupaya agar dunia pesantren di Demak menjadi pelopor terdepan dalam upaya memutus mata rantai Corona.

“Santri menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, meski harus menjalani rapid test, tes kesehatan, atau yang lainnya terkait dengan upaya pencegahan virus Corona, dengan ikhlas dan gembira selalu diikutinya dengan baik,” katanya.
