DI PAGI IDUL ADHA

Hari-hari tak pernah melewatkan satu detik pun untuk bergerak, waktu berdetak
Perjalanan yang kusebut berlari
Seperti menutup dan membuka mata
Secara tiba-tiba, telah berada pada titik sama
Seperti mengelilingi jalan yang bundar, akhirnya kembali bertemu di titik awal

Pada tahun yang bertambah satu angka
Orang-orang yang berada di tahun lalu, kini telah tiada
Ketika malam membuka pintu, matahari menyelinap
Pagi Idul Adha datang kembali, dengan kerinduan yang beruntun

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Riau, 2022.

KURBAN

Terputuslah urat leher domba
Kita melihat kengerian dengan iba
Darah mengucur, ruh terbang ke langit
Orang-orang telah menuntaskan satu perintah Tuhan
Malaikat seksama mencatat kebaikan di buku kanan

Darah amis itu adalah wewangian surga
Bulu-bulu domba adalah balasan yang tidak bisa dihitung oleh manusia
Atas ketaatan setiap hamba

Riau, 2022.

ilustrasi: iqna.

Tinggalkan Balasan