Situs web www.duniasantri.co ternyata bukan hanya menjadi media penyebaran informasi, ide, dan pemikiran kaum santri. Ia juga menjadi rujukan para mahasiswa untuk memublikasikan tugas-tugas kuliah mereka. Kok bisa?
Dulu, jika ada tugas, tiap mahasiswa harus menyerahkan makalah atau karya tulis dalam bentuk cetakan. Tulisan mahasiswa diprint dan dibundel, lalu diserahkan kepada dosen pemberi tugas. Dari situ dosen akan melakukan pemeriksaan dan memberi nilai.

Ternyata, lain dulu lain kini. Di zaman teknologi informasi digital sekarang ini, banyak perguruan tinggi yang mengubah kebiasaan lama tersebut. Tugas mahasiswa tidak lagi diserahkan dalam bentuk bundelan kertas. Saat ini, yang harus diserahkan oleh mahasiswa adalah link pemuatan tugas kuliah di media online. Dosen tinggal membacanya di media online berdasarkan link yang di-share, lalu memberi nilai.
Yang menarik, pemberian nilai didasarkan pada klasifikasi medianya. Nilai C untuk tugas kuliah yang dimuat pada media yang tidak dimoderasi atau tidak dikurasi. Artinya, tiap tulisan akan otomatis dirilis seperti apa adanya. Contohnya seperti blog atau semacamnya.
Kemudian, nilai B untuk tugas kuliah yang dimuat di media melalui proses moderasi, kurasi, atau editing namun tidak berhonor. Memang banyak media online yang seperti ini; tidak memberi honor kepada penulisnya.
