Eksploitasi Sumber Daya Alam dalam Perspektif Gus Fayyadl

Sebenarnya semua sudah mafhum, bahwa alam yang terjaga akan menambah keindahan dan memberikan nilai-nilai estetika yang tak ternilai harganya pada lingkungan hidup. Mulai dari hutan, pegunungan, dan lautan telah memberikan tempat untuk relaksasi dan rekreasi.

Perlu kita sadari bersama, memelihara keindahan alam adalah investasi dalam menyejahterakan makhluk secara komprehensif, bahkan bisa termasuk pada ibadah. Sehingga, menjaga lingkungan juga bagian berkontribusi periodik dalam upaya mengatasi perubahan iklim global. Konservasi energi, penggunaan penyempitan lahan, dan pengurangan emisi gas rumah kaca adalah langkah-langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan yang harus kita batasi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Gus Fayyadl, seorang kiai cendikiawan, yang kerap memberikan pemahaman tentang masalah ekologis pernah berkata, “Bukankah kita khalifah, pemimpin di muka bumi ini? Kalau kita merasa menjadi khalifah, makhluk paling keren di jagat raya, bukankah kita seharusnya mengasihi siapa saja yang hidup bersama kita? Memakmurkan bumi yang kita tempati ini? Jika kita bisa bersikap bijak, insyaallah tanah tempat kita hidup ini tidak akan menjadi gersang dan tak nyaman, seperti yang saat ini banyak kita jumpai (Alam Sedang Memperingati Kita).”

Terkadang, kita sebagai khalifah di atas bumi, dan tentunya sebagai manusia yang memiliki pikiran, lupa pada batas-batas ukuran yang harus kita sadari, sehingga alam kerap kali kita eksploitasi dengan cara berlebihan.

وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ

Tinggalkan Balasan