Festival Kalibeber, Diawali Napak Tilas Perjuangan KH Muntaha

Salah seorang alumni asal Kabupaten Temanggung, Kiai Agus Rosyid, usai memimpin pembacaan Tahlil, menceritakan sekilas manakib Mbah Mun dan kecintaannya kepada Al-Qur’an dan ahlinya. Dikatakanya, bahwa untuk menggembleng para santri, Mbah Mun memerintahkan santri-santrinya riyadhah dengan cara jalan kaki/napak tilas kepada ulama dan kiai. Di antara rute napak tilas yang hingga kini diistikamahkan adalah dari Kalibeber (Wonosobo) ke Kaliwungu (KH Usman,Kendal) Kendal), Kalibeber-Krapyak (KH Munawwir, Yogyakarta), dan Kalibeber-Tremas (KH Dimyathi, Pacitan).

“Mbah Mun sangat menghargai jasa-jasa guru dan kiainya, maka napak tilas ini diuri-uri oleh para santri Al Asy’ariyah hingga kini,” jelasnya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Napak tilas yang dirangkai dengan ziarah masyayih ini, lanjut Kiai Agus, bertujuan mengambil ibrah atas perjuangan Mbah Mun dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Karenanya, ia berpesan kepada para santri agar dimudahkan dalam menghafal Al-Qur’an untuk mengamalkan tiga wasiat Mbah Mun untuk para santrinya.

“Pertama, santri harus istikamah salat berjamaah. Kedua, nderes (mengulang) bacaan Al-Qur’an. Ketiga, gemar bersilaturahmi kepada manusia, terutama orang saleh,” kata Kiai Agus.

Napak tilas dan ziarah bersama merupakan rangkaian kegiatan Festival Kalibeber 2024. Dalam festival tahun ini, panitia akan menggelar berbagai kegiatan pentas seni untuk menghibur masyarakat, di antaranya kasidah, festival rebana, karnaval budaya, seni tari, pentas musik tradisional, dan lain sebagainya. Festival Kalibeber akan berakhir Selasa, 16 Juli 2024.

Tinggalkan Balasan