Selain waktu, santri juga dilatih memanajemen keuangan. Biasanya santri diberi uang satu bulan sekali atau dua minggu sekali. Nah, pada saat uang baru datang biasanya santri kalap dan membelanjakan uangnya sesuka hati dan akhirnya kekurangan. Di sinilah pentingnya memanajemen keunagan. Bagaimana caranya uang itu bertahan sampai kiriman berikutnya. Seorang santri harus bisa memanajemen agar tidak mengganggu kepentingan lainnya.
Keenam, pesantren melatih jiwa kepemimpinan. Dalam dunia pesantren, tiap santri harus siap menjadi pemimpin. Kenapa? Dalam pesantren tanggung jawab sangat kental di sana. Apapun yang mereka punya menjadi tanggung jawab sendiri. Dan harus siap memimpin santri yang lainnya. Santri harus siap siaga jika ditempatkan di depan. Itulah salah satu sikap kepemimpinan yang terlatih dari pesantren.

Ketujuh, pesantren menyiapkan pribadi yang mudah beradaptasi. Artinya, dalam pesantren seorang santri harus bisa beradaptasi dengan lingkungan pesantren dengan cepat supaya lekas merasa nyaman. Bahkan ada santri yang hanya bertahan sebulan di pesantren karena tidak bisa beradaptasi dan merasa dikucilkan.
Seperti itulah gambaran kecil dalam dunia pesantren. Pesantren adalah salah satu pendidikan yang tidak hanya mentransfer ilmu. Namun di luar itu, banyak hal yang diajarkan dalam pesantren. Dan pesantren merupakan instansi pendidikan yang cukup baik untuk generasi masa depan Indonesia. Adab dan sopan santun pada sesama sangat kental dalam pesantren.
