Gus Dur dan Klepon

Islam datang bukan untuk mengubah budaya leluhur kita menjadi budaya Arab. Bukan aku jadi ana, sampeyan jadi antum, dan sedulur jadi akhi. Kita pertahankan milik kita, kita filtrasi budayanya, tapi bukan ajarannya —Gus Dur.

Selama hampir sepekan terakhir, masih dalam situasi pandemi, jagat maya Tanah Air dihebohkan oleh klepon, penganan tradisional yang memang uenak tenan. Usut punya usut, klepon menjadi trending topic lantaran sebuah unggahan yang super konyol di media sosial (medsos).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Begini kutipan unggahan konyol itu yang disertai gambar klepon: “Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami….” Pengunggahnya atas nama Abu Ikhwan Aziz.

Karuan saja, unggahan itu memantik perdebatan, dan juga olok-olok, di kalangan netizen. Bahkan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun ikut bersuara, dan meminta polisi mengusut dan menindak sang pengunggah. Alasannya memancing kegaduhan, dan bisa berpotensi membenturkan antarumat beragama.

Tinggalkan Balasan