Ke mana ia pergi bersama santrinya
Mencoba terbang serupa bayang semu
Resital doa tersusun dalam tawanya
Sumenep, 6 September 2021.

RIANG SANTRI
Tertulis kisah seribu tabah
Riang santri tak pernah usai
Menyerupai rama-rama pagi hari
“Kenapa kalau kita terbang, melaju
ke jalan jumpa ke jarak asma-Nya”
Suaranya menyelinap di batang kayu
“Biarkan ia pergi mengejar jejak,
menggempur sajak-sajak yang merangkak”
Tukas angin membalas tawa-tawa malam
Sumenep, 6 September 2021.
DI TERAS PESANTREN
