Inspirasi dari yang Sehari-hari

Menulis bagi sebagian orang terkadang dianggap sebagai hal yang tidak terlalu penting atau bisa menjadi sesuatu yang sangat rumit dan sukar untuk dilakukan. Tetapi sesunguhnya menulis itu memiliki nilai tersendiri dan berarti bagi banyak orang.

Sebab, menulis tidak hanya sebagai media menyalurkan pemikiran atau apresiasi terhadap sesuatu, namun poin yang lebih penting adalah bahwa menulis sebagai “upaya untuk terus hidup.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dalam arti lain sebagai upaya untuk dikenal dan dikenang oleh sejarah. Mungkin umur kita telah ditentukan sepenuhnya oleh Tuhan. Sejak kapan dan sampai kapan. Sampai titik terakhir umur kita, di situlah ada kematian. Kematian adalah salah satu sebab terhapusnya ingatan kita tentang orang lain. Maka dari itu menulis adalah upaya bagi kita untuk selalu dikenal dan dikenang banyak orang tanpa terhalang oleh sebuah peristiwa alamiah seperti kematian.

Banyak contoh orang-orang terdahulu yang tetap dikenal banyak orang di zaman sekarang melalui karya tulisnya. Para pemikir muslim seperti Al-Ghazali, Ibnu Rusyd, atau para filosof seperti Plato, Heidegger, Descartes, dan banyak lagi yang lainnya. Karya mereka masih tetap eksis dikaji sampai sekarang, bahkan menjadi referensi wajib yang tidak (boleh) dilupakan.

Tinggalkan Balasan