Sesungguhnya menulis tidak seruwet dan njelimet yang kita bayangkan. Malah bisa menjadi sesuatu yang bersifat alamiah. Seperti apa yang kita lakukan sehari-hari bisa menjadi tulisan yang unik dan asyik untuk dibaca.
Contohnya adalah seperti yang ditulis oleh Mahfud Ikhwan dalam bukunya Menumis itu Gampang, Menulis Tidak, ini. Mahfud sebenarnya ingin menyampaikan bahwa menulis tidak selamanya berawal dari hal-hal yang njelimet –membutuhkan kerja keras otak–, namun bisa berangkat dari hal-hal yang kita kerjakan sehari-hari.

Buku ini semuanya berawal dari kolom mingguan Mahfud yang bernama “Rebahan” di mojok.co. Dari nama kolomnya saja sudah bisa kita tangkap bahwa tulisan-tulisan yang ada di dalamnya pasti berisi hal-hal ringan atau bagi kebanyakan orang dianggap kurang penting.
Dari kumpulan tulisannya Mahfud membuktikan kepada semua orang bahwa keseharian kita juga layak jadi tulisan. Seperti pada judul pertama dalam buku ini “Ayam di Beranda”. Ungkapan tulisan yang khas ala Mahfud, dipadukan dengan esai-parodi yang ia racik agar tulisan yang dilahirkan tidak menjenuhkan dan membosankan. Suasana hidup di kontrakan dapat digambarkan dengan jelas oleh Mahfud.
