James Joyce dan Kesastraan Kita

Orang-orang Dublin

Pada dekade 2000-an, sebenarnya dua karya James Joyce pernah diterbitkan dalam edisi Indonesia, yatu A Portrait of the Artist as a Young Man dan Dubliners yang diterbitkan Jalasutra dan Jendela. Namun keduanya sudah sulit untuk didapatkan. Sastrawan Wawan Eko Yulianto konon sudah beberapa tahun berkutat untuk menejermahkan Ulysses, namun hingga kini novel ini belum dipublikasikan dalam bahasa Indonesia.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Yang baru tersaji dalam bahasa Indonesia adalah Dubliners. Pada akhir 2023 lalu, penerbit Gramedia Pustaka Utama menerbitkan kumpulan cerita pendek ini dengan judul Orang-orang Dublin. Memuat 15 cerpen, Dubliners merupakan karya pertama James Joyce yang diterbitkan. Tidak tanggung-tanggung, Joyce harus menunggu selama 8 tahun karyanya diterbitkan sejak diserahkan ke penerbit.

Berbeda dengan karya-karya setelahnya, Dubliners ditulis dengan gaya yang sederhana, naturalis-realis. Namun jangan salah, meskipun yang diangkat adalah kejadian sehari-hari, mungkin hal remeh temeh, latar belakang pada setiap cerita menggambarkan dunia yang lebih luas, menggambarkan alam kesadaran dan pikiran orang-orang Dublin di masanya. Yang menarik, kumpulan cerpen ini diawali dengan peristiwa kematian seseorang (Saudara-saudara Perempuan), dan diakhiri dengan cerita seseorang mengenang kematian seseorang (Yang Telah Mati).

Tinggalkan Balasan