Eksistensi Wali Songo sebagai orang suci juga erat kaitannya dengan Nusantara. Embel-embel Islam Nusantara baru mencapai puncaknya ketika Nahdlatul Ulama (NU) menggunakan tema Muktamar dengan Islam Nusantara sebagai tema besar muktamar yang berlangsung di Jombang pada 2019.
Kendati demikian, Wali Songo maupun gagasan Islam Nusantara semakin membumi hingga tidak aneh jika masyarakat Indonesia benar-benar memahami substansi dari keberadaan Wali Songo maupun konsepsi tentanf Islam ala Nusantara secara universal.

Seperti kita pahami bersama bahwa istilah Islam mempunyai cakupan makna baru dan mendalam sebagaimana Islam sebagai agama langit. Nusantara mempunyai konten makna tertentu yang lebih mengarah kepada local wisdom dan budaya yang mengakar di Indonesia. Kedua kata ini mempunyai relevansi historis dan bermakna luas sehingga hasil dari “singkretisasi” menghasilkan bibit baru yang lebih inovatif-progresif, Islam Nusantara.
Senada dengan itu, Ahmad Baso, intelektual muslim dalam karyanya Islam Nusantara, mengurai bahwa Islam Nusantara ibarat sintesis pertemuan dua bibit pohon unggulan yang berbeda jenis, namun ketika disatukan dalam proses persilangan menghasilkan sebuah bibit baru yang lebih unggul.
Persilangan Islam dan Nusantara diperlukan untuk memperoleh “Genius Baru” dengan karakter atau sifat-sifat unggulan yang diinginkan. Diharapkan, dari persilangan ini akan muncul cara beragama dan peradaban baru dengan sifat-sifat unggulan baru sebagai hasil gabungan dua keunggulan tadi. “Genius Baru” itulah yang kemudian dinamakan Din Arab Jawi atau Islam Nusantara.
Pertemuan keduanya dibutuhkan untuk memberikan solusi pada masalah-masalah kemanusiaan umat manusia pada umumnya dan secara khusus untuk masalah-masalah kebangsaan kita sebagai sebuah bangsa yang diikat dalam kesatuan darat dan laut Nusantara. Kita orang Nusantara yang beragama Islam berarti kita sebagai orang Nusantarra harus punya suara dalam menafsirkan dan mengamalkan Islam. Kita bukan sekadar jadi muslim yang pasif-defensif an sich dan tinggal mengunyah apa yang datang dari Arab.
