Ulama Muhammad Abduh juga berpendapat bahwa surat al-Fatihah menjadi pembuka dalam Al-Quran adalah karena surat al-Alaq hanya turun lima ayat, yaitu ayat 1-5. Sementara, surat al-Fatihah turun secara utuh, yaitu ayat 1-7. Oleh karena itu, beliau berpendapat bahwa surat yang pertama turun secara utuh adalah al-Fatihah, bukan al-Alaq.
Lalu, perlu diingat lagi bahwa surat yang pertama turun adalah surat al-Fatihah, sementara ayat yang pertama turun adalah ayat 1-5 surat al-Alaq. Menurut Muhammad Abduh, Allah menempatkan surat al-Fatihah sebagai surat pertama karena pokok-pokok kandungan al-Quran tercermin dalam ayat-ayat dalam surat al-Fatihah, yaitu tauhid terdapat pada ayat kedua dan kelima; janji dan ancaman tersurat pada ayat pertama, ketiga, dan ketujuh; ibadah pada ayat kelima dan ketujuh; dan sejarah dan masalalu diisyaratkan dalam ayat ketujuh.

Dari ketiga pendapat tersebut, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa surat yang pertama turun adalah surat al-Fatihah. Sedangkan, ayat yang pertama turun adalah ayat 1-5 surat al-Alaq. Karena itu, surat al-Fatihah menjadi pembuka dalam al-Quran dikarenakan pokok-pokok kandungan dalam al-Quran tercermin dalam surat al-Fatihah. Dan, secara arti, al-Fatihah berarti pembuka. Lalu pendapat manakah yang benar, kita tidak sepenuhnya mengetahui. Dan kita bisa mempercayai pendapat para ulama. Wallahu a’lam Bisshawab.
