Kesalahan Guru dan Murid

Setelah maju ke depan kelas, dua murid itu hanya terdiam untuk beberapa lama dan tidak kunjung membacanya. Ustaz Arik pun mendesak mereka berdua untuk segera membacakan isi suratnya. Putri (Putri Ayu Nur Shalihah) dan Seli (Siti Auliya Zahidah), dua murid yang lumayan gesrek itu pun membacanya dengan suara bergetar, “Sel, aku paling gak suka kalo ustaz Arik ngajar”, ucap Putri dalam suratnya, memulai pembicaraannya kepada Seli. “Kenapa Put?”, balas Seli. “Kamu tau kan, biasanya beliau seringkali memotong-motong kalimatnya, dan nyuruh kita meneruskannya. Aku kan kesel, males menjawabnya terus,” ucap Putri. “Iya, aku juga sih, Put,” balas Seli.

Mendengar isi surat tersebut, ustaz Arik masih berusaha tenang. Lalu dia pun menyuruh mereka berdua untuk melanjutkan membaca surat-surat kecilnya itu. “Sel, kamu lihat gak, ada gajah duduk di depan? hi hiii…takuuut!” ucap Putri lagi.  “Astaghfirullah, dasar kamu Put, masa ngatain ustaz Arik gajah duduk,” jawab Seli.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Sambil menahan tawa, Putri kembali melanjutkan membaca suratnya, termasuk isi kertas yang tadi mengenai wajah sang ustaz. “Bukan Sel, maksudku merek sarungnya Gajah Duduk, ha haaaa…dasar lu, gak peka!

Dengan wajah tertunduk, Putri dan Seli akhirnya meminta maaf kepada ustaz Arik, dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. “Insyaallah!” ucap Putri, murid yang super duper hiperaktif namun otaknya lumayan encer itu.

Sebagai peringatan, ustaz Arik menyuruh mereka menempelkan surat-suratnya tersebut di dinding kelas menggunakan kertas karton, kemudian ditandatangani oleh mereka berdua. Dan sebagai hukumannya juga, mereka disuruh menghafalkan mufradᾱt bahasa Arab sebanyak 100 kata saat itu juga.

Lauk Paud

Yulaika (ustazah Ika), salah satu guru Akhlak, sambil terpingkal-pingkal juga menceritakan salah satu muridnya yang salah dalam meneruskan potongan kalimat yang dilontarkan olehnya. Pada saat itu, Ika menjelaskan tentang klasifikasi akhlak. “Akhlak itu ada tiga; yang pertama, akhlak kepada Allah SWT. Kedua, akhlak kepada sesama manusia. Sedangkan yang ketiga, akhlak kepada alam atau lingkungan, termasuk juga hewan”.

Tinggalkan Balasan