Kesibukan Pesantren Menyambut “New Normal”

Dari Provinsi Lampung dilaporkan, gelombang pertama kedatangan santri Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, Kabupaten Pringsewu, sudah terjadi pada 6 Juni 2020. Sejak itu, pihak pesantren terus memantau kesehatan para santri guna memastikan tak ada santri yang terpapar Covid-19.

Pada gelombang pertama, tercatat ada sekitar 50 santri yang kembali ke pondok. Para santri itu, sebelum memasuki pondok, harus melakukan pengecekan suhu badan yang dilakukan petugas. Selain itu, mereka harus menunjukkan surat keterangan sehat dari Puskesmas dan tidak diperkenankan menggunakan kendaraan umum ketika berangkat kembali ke pesantren. Setelah berada di dalam pondok, santri diwajibkan mengikuti protokol kesehatan, di antaranya mengenakan masker, membawa handsanitizer dan membawa vitamin C untuk satu bulan ke depan. Santri juga melakukan aktivitas senam di pagi hari di bawah sinar matahari untuk menjaga imunitas tubuh.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Selain itu, pihak pesantren juga sudah memiliki beberapa fasilitas kesehatan seperti cuci tangan yang sebagian merupakan donasi dari berbagai pihak. Untuk konsumsi, pihak pesantren tidak mengizinkan para santri keluar area pesantren untuk mencari makanan. Santri sudah disiapkan kebutuhan konsumsi oleh pesantren untuk satu bulan ke depan.

Dalam rangka kewaspadaan juga, Kiai Aziz menambahkan bahwa santri yang berasal dari zona merah ditempatkan di kamar khusus. Mereka melakukan isolasi mandiri di pesantren dengan pemantauan kesehatan oleh pengurus dan tenaga medis.

Tinggalkan Balasan