Kewajiban Menjaga Kesehatan Diri dan Orang Lain

Dalam tulisannya yang dimuat di Newsweek, Dr Considine merujuk pada salah satu hadis yang diceritakan Anas bin Malik. Hadis ini berderajat hasan namun sangat relevan dengan kondisi umat Islam.

قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَعْقِلُهَا وَأَتَوَكَّلُ أَوْ أُطْلِقُهَا وَأَتَوَكَّلُ قَالَ ‏ “‏ اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ” ‏

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Artinya: Anas bin Malik menceritakan seorang laki-laki yang berkata, “Ya Rasulullah SAW, apakah aku harus mengikat untaku dan bertawakal pada Allah SWT atau melepaskannya dan bertawakal pada Allah SWT?” Rasulullah SAW berkata, “Ikat untamu dan bertawakal pada Allah SWT.” (HR At-Tirmidzi).

Menurut Dr Considine, Rasulullah Muhammad Salallahu Alaihi wa Salam selalu memotivasi umatnya selalu meminta pertolongan dari Allah serta diwajibkan berusaha untuk menjaga kesehatan, keselamatan, dan kondisi yang lebih baik. Terkait wabah virus corona yang dihadapi dunia saat ini, Dr Considine menekankan pentingnya usaha mengikuti saran para ahli kesehatan.

Islam melarang berbagai tindakan yang membahayakan fisik.  Hal tersebut dinyatakan dalam firman Allah dalam,

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Artinya: Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh Allah Maha penyayang kepadamu. (QS. An-Nisa: 29).

Hal senada juga disabdakan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi wa Salam,

قالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Tinggalkan Balasan