“Tapi sudah empat tahun kami harus berhadap-hadapan dengan popor dan senapan demi bisa mempertahankan pasar ini, saya di sana ketika demo-demo itu terjadi. Kami tegas menolak pembangunan Pusat Grosir Tegalgubug Cirebon dan kami bersorak saat bupati kami dicokok karena kasus korupsi. Bicaranya sama banyaknya dengan makan duit rakyatnya. Mungkin ia lupa sumpah Ki Gedeng Suro: Siapa yang berniat jahat dengan tanah ini, ia tak dapat bangkit lagi.”
