Selanjutnya lingkar peduli. Setingkat lebih tinggi daripada lingkar perhatian. Kepedulian berarti ikut membersamai pengambil keputusan. Mereka punya kuasa memberikan masukan atau kritikan meski tidak secara langsung bisa mengubah arah keputusan. Dalam arena politik kita bisa melihat peran politikus dan pejabat publik di tingkat pemerintahan. Meskipun semua keputusan tetap di tangan pimpinan daerah/negara.
Lingkar peduli lebih cenderung bersikap empati, tidak lagi simpati. Keterikatan dan keterlibatan dengan subjek utama membuatnya lebih memahami motif setiap keputusan yang diambil. Bentuk kepedulian biasanya bisa dipahami sebagai saran atau nasihat untuk berlaku lebih baik.

Terakhir adalah lingkar pengaruh. Semakin terkenal ketokohan seseorang, semakin berpotensi bisa mempengaruhi massa. Tahapan di lingkar pengaruh bisa tercipta secara naluri dan sebab usaha. Artis bisa punya pengaruh ketika sudah terkenal dan banyak yang mengidolai, begitu pun politikus atau ulama.
Mereka yang di lingkar pengaruh punya hak bebas menentukan pilihan dan menyampaikan apapun sesuai keyakinannya. Setiap perkataan dan perilakunya bisa membawa pengaruh masal di masyarakat meskipun tidak disadarinya. Hak berada di lingkar pengaruh harus bijak disikapi dengan selalu mengedepankan kedamaian sosial.
Kasus UKB yang dianggap membunuh pekerjaan dalang dan semua orang yang terlibat dalam pewayangan harus menjadi refleksi bahwa peran seseorang bisa mempengaruhi banyak orang. Apalagi sudah dipublikasikan di ruang publik (digital). Tidak ada penyempitan ruang lingkup seseorang yang berada di lingkar pengaruh. Ketika sudah berada di dalamnya harus siap dengan konsekuensi “dihukum” publik meskipun pembahsan serupa juga dibahas di majelis-majelis lainnya.

Mantabbbb,,,