Konten Toleransi dan Adab Keberagamaan

Selama konten dibuat, akan selalu ada dua faktor problematik di atas. Biar bagaimana pun keduanya harus disikapi secara kritis-inklusif. Mengedepankan nalar kritis sembari medayagunakan intuisi kita. Hal ini penting dilakukan agar diri tak mudah terprovokasi dua faktor yang saling tarik ulur itu. Sekaligus sebagai ikhtiar melanggengkan setiap agenda kreatif kita demi menaja adab keberagamaan. Semoga.

Tinggalkan Balasan