KOPI DAN SENJA
Untuk: Nenek Chamnah
Aku ingin hidup sebagai senja
pengiring lagu ninabobo
bagi tidur panjangmu

Atau barangkali sebagai kopi
yang sempat kau teguk
sebelum bibirmu
mengecup sunyi panjang
di pembaringan
Tapi senja dan kopi,
memukul-mukul jantungku yang pucat,
melipat kedua lenganmu begitu hangat
Matamu
tempat pertanyaanku berkelana
sudah tertutup rapat
Dan dari sekujur kebayamu yang beku,
kulihat kedai-kedai sejarah,
di sana buku kecilku menyalakan semua ceritanya.
Malang, 2022.
TIADA LARA MENEPI, TIADA TANGAN YANG SEMBUNYI
Adakah yang lebih lara
Dari sekujur kota yang bersimbah darah
usai keadilan terampas sempurna
Dari senyum mereka yang luruh
Aku termangu, nurani menyalang
Harapan-harapan terhunus,
di pistol senapan.
Dan tiada lara menepi
Tiada tangan jua yang sembunyi
dari kebiadaban
yang menjarah bumi
