Malang, 2022.
KEBUN MELATI

Tahun ini,
buah dada melati
Tumpah ruah
bagai hujan melimpah
di pekarangan rumah
Lalu dijahit
menggelantung di pintu-pintu
dan jendela yang terbuka
jelujur benang
menelusur
jiwa-jiwa basah
ingatan
Harum magis kelopak
merekam gemuruh dada
dan pasrah
tertatih menabur doa
di tanah merah
Hati berkuntum
Menanam air mata
mengenang kasih
dari kelopak melati
yang bersembunyi
di lipatan kebaya putih.
Malang, 2021.
SELAMAT PAGI
Kepada pagi…
Kau titipkan terik
di sepasang mata
Masa silam luruh
oleh siul lagu merdu
Kepada pagi….
Kau kecup tangkai doa
di buah bibirnya
Meneguk madu dari
kelopak harapmu
Kepada pagi…
Terang cahaya menghanyutkan letih
Kasih embun menyejukkan sepi
Punggung tangan ibu mengalirkan rintih
