Kurban: Kematian untuk Kehidupan

Seketika kita menyadari kenyataan seperti ini; tentang kehidupan yang ditopang oleh kematian, tentang kenikmatan yang harus dibayar oleh penderitaan. Idul Adha ini harus menimbulkan efek besar dalam diri kita.

Kita harus mengamalkan kembali ikatan antara manusia dan alam yang dilandasi secara etis, resiprokal, dan bertanggung-jawab. Ketika kita memberi martabat dan rasa hormat yang sebesar-besarnya atas pengurbanan yang-lain, kita akan lebih penuh kesadaran atas setiap laku dalam hidup kita.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kita perlu untuk mereformasi sikap kita, perasaan kita, dalam setiap hal-hal kecil yang kita lakukan. Setiap kita istirahat di kamar, di rumah, kita akan menyaksikan tembok, atap dan genting yang berasal dari material yang membentuknya, dari tanah, semen, batu, yang dulu tersimpan nun di suatu gunung yang harus mengurbankan dirinya untuk kita bisa bernaung.

Setiap kita mengendarai berbagai macam jenis kendaraan, kita tidak bisa lagi melenggang dengan ketidakpedulian yang tak acuh. Ada banyak ongkos yang harus dibayar, dari bahan bakar hingga seluruh material yang membentuk kendaraan itu.

Kesadaran itu harus meliputi setiap tindak tanduk sikap kita, dalam setiap aktivitas sehari-hari kita. Kesadaran ini akan merajut ulang relasi antara manusia dan alam yang telah terpisah dan robek ini.

Di hadapan krisis ekologi dewasa ini, kita perlu mereformasi secara radikal cara kita memandang dunia. Memberikan martabat yang penuh untuk setiap pengorbanan yang ada. Memandang dengan penuh hormat dan syukur atas setiap makhluk yang ada di semesta ini. Menggunakannya dengan hati-hati dan penuh perasaan, menjaga, dan menyayanginya. Menjadi kudus dan sakral kembali.

Bumi yang telah begitu banyak berkorban untuk kemanusiaan harus dibalas secara resiprokal dengan konservasi dan perawatan yang penuh kesadaran. Meninjau ulang kembali segala aktivitas ekonomi dan gaya hidup kita. Menyusun ulang dunia yang lebih layak dan mesra antara manusia dan alam, kembali.

Tinggalkan Balasan