LAGU KEMATIAN
Lelaki itu sendirian
belagu tentang kematian

Waktu yang entah
ditunggunya dengan resah
Izrail, mencabut nyawa
seperti mencabut rumput di rawa-rawa
Lelaki itu mencoba untuk tenang
seperti air menggenang
Kematian tak pernah lepas
kebahagiaan harus tuntas
Kemudian di rumah lelaki itu
Izrail mengetuk pintu selembut angin
“permisi”
“silakan masuk” ucapnya dengan suara patah
“maaf, jika sudah membuatmu menunggu lama”
“jangan lupa, bawa catatan yang ‘kan kau buka di alam baka”
Lantas lelaki itu kebingungan
di hadapannya; ada surga dan neraka.
Yogyakarta, 2023.
