Lelaki Satu Suro

“Anu, sama Kiai saya diminta mencium pipi Aisya.”

“Mana boleh. Dosa tahu.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Tapi Kiai yang nyuruh. Saya hanya mematuhi perintahnya.”
“Enggak mungkin Abah menyuruh begitu.”

“Kalau kamu ga percaya ya sudah, saya adukan ke Kiai.”

“Silakan!”

“Kiai, ga boleh sama Aisya, nih!” teriak Yaha dan di dengar KH Sulaiman di masjid yang hanya berjarak tiga puluh langkah dari dapur.

“Kasih saja, Aisya!” sahut KH Sulaiman.

“Tuh, kan. Saya bilang juga apa,” kata Yaha sembari mengedip-ngedipkan mata.

Aisya dengan polosnya menyodorkan pipi kanan yang langsung disambar hidung Yaha.

“Satu lagi, dong.”

“Enggak, satu aja!”

“Kiai, Aisya cuma kasih sebelah!”

“Kasih dua-duanya, Aisya!”

Setelah mencium pipi Aisya kanan-kiri, Yaha menyambar sandal jepit dan segera ke masjid.

Peristiwa itu tak pernah diungkit KH Sulaiman. Tidak jelas juga apakah Aisya akhirnya mengungkapkan peristiwa itu atau KH Sulaiman memang tak pernah tahu. Yang jelas, hingga lulus dari pondok pesantren, Yaha tak pernah mendapat hukuman atas dasar mencium pipi Aisya. Lulus dari pesantren KH Sulaiman, Yaha sempat pulang kampung selama beberapa bulan sebelum memutuskan merantau ke kota.

***

Sepekan ketika Yaha balik kampung meninggalkan kota, warga Desa Kemoceng tumbang satu per satu. Ada yang sesak napas, batuk, sampai demam tinggi. Ada juga yang sesak napas, batuk, sekaligus demam. Dukun desa tidak tahu persis penyebab sakit itu hingga datang petugas puskesmas memeriksa mereka. Setelah dirujuk ke rumah sakit daerah, baru diketahui bahwa warga yang sakit itu terkena virus. Seluruh warga lalu bergiliran menjalani tes dan didapati sebanyak dua ratus tiga belas dari sekitar lima ratus warga terkena virus yang sama. Seratusan warga harus dibawa ke rumah sakit, sementara sisanya disarankan isolasi mandiri dengan hidup terpisah dari yang masih sehat.

Warga masih menebak-nebak asal-usul datangnya virus tersebut. Selama berbulan-bulan mereka aman karena hampir tak pernah bepergian, mengapa sekarang menyerang begitu banyak orang. Jawabannya datang bersama petugas dari kabupaten yang mencari Yaha. Petugas itu memberi informasi bahwa Yaha kabur dari rumah sakit setelah dinyatakan positif terkena virus.

Cibubur, 2021.

Tinggalkan Balasan