LELAKI TUA MELUKIS HUJAN

gerimis menghunjam,
membakar pagi dengan anyir darah

aku meratap dalam diam,
dipangku waktu yang lapar
ketika tuah kepayang riuh terkapar

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

mentari kusut,
menangis di sudut langit

aku melafal aksara purba,
dirangkai menjadi doa-doa
di setiap jejak yang hilang makna

pagi masih merintih,
aku mendaras kalimah perih

Sumenep, 13/03/2022.

Tinggalkan Balasan