Malamatiyah: Abu Yazid al-Basthami

Kemudian Abu Yazid berkata kepada pada muridnya itu, “Apakah kamu tidak melihat bagaimana kala aku meninggalkan satu persoalan saja dari syariat, lalu semua manusia meninggalkanku?”

Mungkin yang hendak dikatakan, kebanyakan orang hanya melihat dari perilaku lahiriyah yang dilihat saja. Mereka lalu mudah dan tergesa-gesa dalam menilai, gambang menstigmatisasi, dan tidak bijaksana dalam melihat sesuatu. Setelah peristiwa makan roti di siang bolong pada bulan Ramadan itu, Abu Yazid ditinggalkan, dihakimi, dan distigma sedemikian rupa sebagai orang yang tidak taat menjalankan ibadah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Abu Yazid tak mempermasalahkan sikap mereka. Malahan beliau membiarkan stigma yang mereka berikan.

Tinggalkan Balasan