Masa Ta’aruf Santri Baru Pesantren Nurul Huda Sukabumi

Tema tersebut tidak hanya menjadi simbol acara, melainkan juga mengandung makna mendalam sebagai pengingat awal perjalanan santri dalam menuntut ilmu dan membangun ukhuwah Islamiyah. Harapannya, para santri baru bisa lebih mengenali lingkungan pondok, nilai-nilai yang dijunjung tinggi, serta meluruskan kembali niat dan tujuan mereka mondok yakni bukan sekadar menimba ilmu, tapi juga berjuang demi meraih ridho Allah.

Selama Sabtu-Minggu, Masa Ta’aruf (MATA) santri baru ini dilaksanakan beragam rangkaian kegiatan, seperti pengenalan lingkungan pesantren, perkenalan pengurus dan asatiz, penanaman nilai-nilai kedisiplinan, serta penguatan spiritualitas santri. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan awal bagi para santri baru untuk beradaptasi dengan kehidupan pondok yang sarat dengan nilai religius, kemandirian, dan kebersamaan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Puncaknya, MATA dilanjutkan dengan acara Muwajahah pada Minggu malam. Momen muwajahah ini menjadi wadah penuh khidmat dan haru, di mana para santri baru bertatap muka langsung dengan para asatiz. Dalam tradisi pesantren, muwajahah bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan bentuk adab dan permohonan restu agar ilmu yang kelak dipelajari membawa berkah dan manfaat dunia akhirat. 

Tinggalkan Balasan