Tak hanya itu, acara muwajahah juga menjadi momentum penting dalam struktur kepengurusan santri. Pada malam tersebut dilakukan prosesi pergantian estafet kepemimpinan pengurus santri putra dan putri. Pemilihan ini menunjukkan nilai-nilai tanggung jawab, kepercayaan, dan kepemimpinan yang sejak dini ditanamkan kepada para santri agar kelak mampu menjadi teladan, baik di lingkungan pondok maupun masyarakat luas.
Dengan adanya MATA dan muwajahah ini, Pondok Pesantren Nurul Huda berharap bahwa para santri baru dapat menjalani masa belajar dengan semangat, kesadaran, dan niat yang lurus serta berjuang bukan hanya untuk dunia, tapi juga akhirat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr KH Abdul Aziz selaku pimpinan Pesantren Nurul Huda berpesan kepada para santri baru. “Langkahmu ke pesantren adalah awal dari perjalanan suci. Bersabarlah, istikamahlah, maka kelak kau akan melihat betapa indah buah dari perjuangan,” ujarnya.
