Dan yang lebih penting, menariknya dalam buku ini juga memberikan langkah-langkah utama guna mewujudkan wasathiyyah.(hlm. 187). Alhasil, moderasi atau wasathiyyah tidak mengenal penghindaran dari kewajiban, tidak juga mengedepankan penggampangan atau sikap netral yang pasif, tetapi keseimbangan yang mendorong lahirnya sikap aktif lagi arif.
Karena itu sekali lagi, menerapkan wasathiyyah memerlukan jihad, ijtihad, dan mujahadah. Karena moderasi bukanlah pakaian jadi yang tinggal dipakai oleh umat Islam yang memiliki esensi kemoderasian itu sendiri.

Maka kiranya tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa buku ini cukup baik dan berkualitas untuk dibaca dan dikonsumsi oleh setiap orang beragama. Karena dengan memahami moderasi yang menjadi esensi dari suatu agama, kita bisa lebih mengatahui batasan-batasan dari kedua ujung yang saling menarik. Sehingga moderasi dapat bersinergi satu sama lain dalam laku keseharian. Wallahu a’lam.
Data Buku
Judul : Wasathiyyah (Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama).
Penulis : M. Quraish Shihab
Penerbit : Lentera hati
Cetakan : I,September 2019
Tebal Buku : 204 halaman
ISBN : 978-602-7720-94-7
