Meneladan Toleransi dari Nabi

Demikianlah, suatu pengampunan dan jalan damai yang dipilih. Sikap ini menunjukkan kebesaran jiwa yang sangat indah.

Sejarah juga merekam bagai Nabi juga melindungi para sahabatnya dari orang-orang kafir Quraisy sehingga Rasul rela dilempari batu dan darah mengalir di sekujur tubuhnya, Malaikat Jibril yang menyaksikan kejadian tersebut memohon izin kepada Rasulullah SAW untuk menghancurkan orang-orang yang melemparinya dengan batu, akan tetapi apa jawabannya?

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Jangan! Aku berharap Allah memberikan kepada mereka keturunan yang akan menyembah Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan apa pun.”

Dengan ini Nabi telah menunjukkan sikap memaafkan serta mendoakan orang-orang yang telah berbuat jahat terhadapnya, bahkan terhadap orang-orang yang telah memusuhinya. Dengan tindakan itu, mereka berbalik menjadi pendukung Islam yang sangat tangguh!

Di masa itu, perjuangan Nabi Muhammad untuk membangun toleransi terasa lebih sulit, karena harus bertetangga dengan nonmuslim yang justru tidak paham toleransi. Misalnya, kisah seorang tetangga Yahudi yang terus berusaha mencelakainya, sampai tiba suatu malam yang sangat gelap, Yahudi ini dengan sengaja melemparkan kotoran dan duri ke pelantaran rumah Nabi. Ketika terbangun di pagi hari dan mendapati itu semua, Nabi  hanya tersenyum setelah mengetahui perbuatan tetangga Yahudinya itu. Bahkan, selepas itu Nabi  selalu memperlakukannya dengan baik selayaknya adab bertetangga dalam Islam.

Selain itu, Rasulullah juga mencontohkan sikap keadilan. Alkisah, suatu hari ada sebuah perselisihan antara orang Yahudi dan orang Muslim yang dipicu masalah tawar menawar. Lalu orang Muslim membalas dengan hal yang tidak disukai oleh orang Yahudi, lantas orang Yahudi tersebut mengucapkan sumpah serapah. Orang Muslim itu pun tidak terima dan menampar orang Yahudi tersebut. Kemudian, orang Yahudi melaporkan kejadian tersebut kepada Rasul. Bukannya membela orang Muslim yang berasal dari kaumnya sendiri, Rasul bahkan menentang sikap orang Muslim yang menampar orang Yahudi tersebut karena itu termasuk tindak kekerasan.

Tinggalkan Balasan