Media sosial yang telah menjadi kebutuhan hidup dan memberikan tantangan sekaligus peluang besar untuk menyampaikan ajaran Islam, utamanya bagi para pendawah. Para pendakwah diharuskan untuk mampu menggunakan media sosial sebagai sarana dalam berdakwah.
Berbeda dengan zaman para Wali Songo, di era digital seperti sekarang ini, teknologi dapat dimanfaatkan oleh para ulama atau pendakwah untuk menyebarkan ajaran Islam. Seorang pendakwah dapat memanfaatkan kemajuan teknologi terutama Internet sebagai strategi dalam penyampaian dakwah. Media sosial sebagai media dakwah menjadi kesempatan dan tantangan untuk menyebarkan ajaran Islam.

Hal ini dilakukan agar dakwah lebih meluas dan diharapkan lebih efektif dan efisien. Kalangan yang dijangkau lebih luas, jugadampak yang ditimbulkannya lebih luas juga. Agar kegiatan dakwah dapat berjalan secara efektif dan efisien, harus menggunakan cara strategis dalam menyampaikan ajaran Islam. Selain itu, tantangan dakwah di era teknologi dan komunikasi harus kita hadapi dan tanggung jawab untuk kemajuan Islam.
Dengan kemajuan teknologi digital, umat Islam di Indonesia berperan penting sebagai penerus para Wali Songo dan ujung tombak dalam perkembangan dakwah untuk menyampaikan ajaran Islam dan mengajak kebaikan serta mampu menanamkan kebaikan.
Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat memahami dan menelaah bahwa ajaran Islam adalah ajaran yang membawa kedamaian dan ketentraman. Tidak ada paksaan untuk memeluk agama Islam, tetapi dengan kesadaran yang tumbuh dalam diri, maka ajaran Islam akan membentuk karakter kepribadian dengan sikap dan perilaku santun baik secara pribadi maupun sosial.
