Mengenal Karakter Orang Madura

Buku yang diangkat dari tesis ini memberikan ruang yang cukup luas bagi para pembaca untuk memahami lebih jauh tentang kemaduraan. Tidak melulu soal harga diri, carok, celurit, taneyan lanjhang, dan lain sebagainya, akan tetapi pada puncak pembahasan buku ini juga diterakan problem dan tantangan masyarakat Madura ke depan.

Maka akan menjadi niscaya bahwa buku ini sangat cocok untuk dibaca dan ditelaah oleh orang Madura sendiri untuk menghadapi tantangan kehidupan yang lebih rumit. Sementara, bagi orang luar Madura, eksposisi ragam tradisi Madura beserta konsep harga dirinya akan memberikan pemikiran lain bahwa sebenarnya orang Madura memiliki konsep, jha’ nobi’an oreng mon etobi’ dhibi’ sake’, (jangan mencubit orang lain jika dicubit sebdiri merasa sakit) (hal. 82).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ini artinya orang Madura mempunyai etika kepedulian terhadap orang lain untuk saling menjaga dan saling menghormati. Tidak akan melakukan suatu tindakan anarkhisme selama harga diri mereka tidak diinjak-injak.

Ragam bahasan buku ini begitu kompleks, dipaparkan dengan bahasa ilmiah cukup mudah untuk dipahami. Meski di beberapa penulisan terdapat typo, namun secara keseluruhan konsep yang diusung dalam buku ini akan memberikan pandangan positif bagi masyarakat luar Madura. Setidaknya mereka akan berpikir bahwa tradisi carok, celurit bicara, atokar, dan lain sebagainya merupakan sebuah nilai diri demi sebuah harga diri. Tidak akan terjadi persoalan jika tidak ada perselisihan. Tidak akan terjadi carok jika tidak ada pecundang terhadap martabat dan harga diri orang Madura. Wallau A’lam!

Spesifikasi Buku:

Judul : Madura dalam Pertaruhan Harga Diri
Penulis : Achmad Bahrur Rozi
Sampul Buku : Soft Cover 260grm
Ukuran : 15 x 23 cm
Halaman : 288+xii
Kertas : Bookpaper
ISBN : 978-623-96032-2-9
Tahun Terbit : 2021
Penerbit : Cakrawala Pustaka

Tinggalkan Balasan