Mengintip Gaya Santri Pacaran

Berbeda dengan santri yang suka pacaran, tentu banyak menghabiskan waktu dengan berfantasi, mengisi buku diary-nya dengan puisi-puisi cinta dari pada mengerjakan PR. Selain itu, mereka juga  sibuk membahas dan memamerkan foto pacarnya dari pada berebut shaf paling depan salat berjemaah. Merencanakan hadiah ulang tahun pacarnya juga merupakan agenda wajibnya, yang tentu cukup menguras uang jajannya dari pada membeli buku-buku bacaan bermanfaat. Mereka juga menghabiskan banyak waktu untuk membaca dan menulis surat dari pada melaksanakan kewajiban ngasok bacaan Al-Quran. Oleh karena itu, pelanggaran (pacaran) tersebut cukup berdampak serius pada pelanggaran-pelanggaran pondok yang lain. Dilarang saja begitu, apalagi tidak!

Tinggalkan Balasan