Menjadi Generasi Milenial yang Mahir Menulis

Menulis itu mudah dan cepat. Begitulah yang saya tangkap dari ungkapan pengalaman si penulis. Ia mempraktikkan pelajaran dari guru Bahasa Indonesia semasa sekolah, menceritakan ulang apa yang dibaca.

Awal menulis buku berjudul Manfaat Nikah Muda,ia membuat kerangka, lalu mencari beragam referensi terkait tema, mengopinya sebelum kemudian melakukan editing dan parafrase tiap paragraf. Dan seperti banyak penulis profesional pada umumnya, tak melewatkan sekecil apa pun ide yang hadir, disiplin, memperbanyak pengalaman dan diskusi (Hlm 63).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tak lengkap rasanya teknik menulis tanpa diiringi oleh proses menerbitkan karya. Saya kira praktik jitu dan cerdas si penulis bisa dijiplak oleh para calon penulis pemula. Keyakinan akan best seller yang sejak awal ditanamkan ternyata mendulang kesuksesan berulang pada karya-karya berikutnya.

Ia mencetak sendiri buku pertama yang tipis hanya 50 halaman berjudul 9 Rahasia Doa Lulus Ujian dengan harga Rp 7000. Buku tersebut ia pasarkan sendiri ke koperasi sekolah dan orang-orang terdekat. Alhasil, dalam 4 bulan, karyanya berhasil cetak ulang sebanyak 4 kali. Misinya jelas, ingin membangun citra diri mengenalkan karyanya pada banyak orang (Hlm 85).

Di zaman sekarang ini, menerbitkan buku memang bukan perkara sulit. Tersedia beragam penerbit indie dan mayor yang menerima naskah dari penulis pemula. Namun, tak semua orang beruntung dengan penjualan buku-bukunya. Best seller, laris adalah impian semua penulis dan penerbit.

Tentunya, penerbit memiliki berbagai pertimbangan sebelum menerbitkan karya seseorang. Maka, penulis dituntut memiliki target pembaca. Seperti, membangun komunitas sesuai dengan minat di sosial media demi menunjang besaran target pasar. Dengan demikian, buku akan layak terbit dan memiliki nilai jual tinggi (Hlm 80).

Buku bacaan, kata Dea Anugrah dalam sebuah esai “Arti Sebuah Nama”, membimbing pengetahuan serta pandangan penulis, barangkali kita semua sepakat. Saya ingin menambahkan kemungkinan juga gaya penulisannya.

Tinggalkan Balasan