MEMIKIRKAN DUNIA
Seperti bocah kecil yang bingung,
aku memikirkan duniaku sendiri

Mengapa di pagi hari,
dengan wajah luka-luka,
dia masih juga menemuiku?
Padahal sudah digempur tangis
sudah dicabik-cabik sunyi sepi
dia masih juga menyapaku
Udara seperti pengemis saja
bagi paru-parunya yang terus
dikunjungi nikotin
Tidak mempengaruhi apapun
Dia akan terus melangkah
tak peduli mata mengucurkan darah
dan matahari bosan mengambang
disusul bulan dan gemintang
Seperti bocah kecil yang bingung,
aku memikirkan dunia kecilku
Wonokromo, 2022.
