Wahai bulan purnama yang terbit kepada kita
Dari lembah Wada’
Dan wajiblah kita mengucap syukur
Di mana seruan adalah kepada Allah.
Wahai engkau yang dibesarkan di kalangan kami
Datang dengan seruan untuk dipatuhi
Engkau telah membawa kemuliaan kepada kota ini
Selamat datang penyeru terbaik di jalan Allah.
Rasulullah, Muhammad. Seorang Imam besar satu-satunya yang terbaik dan termulia di sepanjang waktu. Tak akan pernah tergantikan. Rupanya, tidak hanya penduduk Yatsrib yang bungah menanti kedatangan Nabi.

Kini, di hari kelahiran Nabi, maulid Nabi, seluruh orang beriman sedang menunggu dan menantikan sapaan Nabi Muhammad. Hati yang sudah kosong, tidak ada panutan yang benar-benar patut diteladani, tidak ada pemimpin yang benar-benar patut dimuliakan, tidak ada guru, tokoh, pencerah, yang benar-benar patut digugu selain Kanjeng Nabi Muhammad. Hati yang sudah lelah mondar-mandir ke sana dan kemari mencari kebenaran, saat ini hanya merindukan sapaan Kanjeng Nabi.
