Menyelamatkan Literasi, Menyelamatkan Pesantren

Sejatinya, menyelamatkan literasi adalah menyelamatkan pesantren dari ketertinggalan, kebodohan, dan kesesatan berpikir. Karena di zaman ini, diam adalah kekalahan, dan buta literasi adalah jalan menuju kehancuran. Mari mulai dari diri sendiri: dari satu pertanyaan, satu halaman, satu pemikiran. Wabillahi taufiq.

2 Replies to “Menyelamatkan Literasi, Menyelamatkan Pesantren”

Tinggalkan Balasan