Menyikapi Fenomena Velocity di Kalangan Santri

Artinya: Di riwayatkan dari Anas ra. Beliau berkata: Ada orang-orang Habasyah menari dan melompat-lompat di hadapan rasulullah SAW. Mereka berkata: “Muhammad adalah hamba yang saleh.”  Kemudian Rasulullah bertanya: Apa yang mereka katakan? Para sahabat menjawab: “Muhammad hamba yang saleh.”

Hadis tersebut merupakan hadis taqriri yang menjadi dalil kebolehan menari atau ngedance. Karena nabi ialah seseorang yang seluruh kehidupannya dijaga oleh Allah dari melakukan keburukan, jikalau menari merupakan hal yang dilarang, tentulah nabi tidak akan tinggal diam melihat kemungkaran dilakukan di depannya. Tiadanya respons negatif dari nabi merupakan bukti dan dalil bahwa beliau mengakui alias memperbolehkannya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Namun begitu, para ulama masih berselisih mengenai kebolehan menari. Hanafiyah, Malikiyah, Hanabilah, dan Imam al-Qaffal dari Syafi’iyah memakruhkan hukum menari. Alasannya, menari merupakan sesuatu yang hina, rendahan, dan tidak berguna. Mereka juga beralasan bahwa menari merupakan hal yang bisa menurunkan muruah atau wibawa seseorang.

Sementara itu, kalangan Syafi’iyah lainnya selain Imam al-Qaffal memperbolahkan menari dengan berlandaskan hadis tersebut. Syafi’iyah juga beralasan bahwa menari hanyalah gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan dengan mengunakan tempo dan ritme tertentu sebagaimana gerakan tubuh pada biasanya. Jadi boleh-boleh saja dilakukan.

Kendati berselisih pendapat, mereka sepakat bahwa jika tarian tersebut memiliki unsur yang diharamkan, seperti membuka aurat atau melakukan gerakan yang dapat menimbulkan syahwat, maka hukumnya tetap haram.

Bukan Soal Pantas Tak Pantas

Jadi pantaskah seorang santri ber-velocity? Sulit untuk menjawabnya, karena kata “pantas” sendiri sangat relatif dan subjektif. Hal yang menurut kita tidak patut atau tidak pantas dilakukan, bisa saja dianggap biasa-biasa saja di mata orang lain. Namun begitu, ada dua hal penting yang dapat penulis sampaikan selepas melihat fenomena merebaknya velocity ini.

Tinggalkan Balasan