aku lihat, persoalan-persoalanmu
makin tak terkenali. maklum sudah,
kita adalah pejalan sepanjang hayat.
ada di tengah-tengah jalan, sebuah
batu besar yang jadi aral. kitapun,
sesekali terhalang & lupa arah pulang.

semoga di kemudian waktu,
kita kembali. benar kembali.
pada cahaya, cahaya-Nya.
2025.
MENZIARAHI SANG WAKTU
puisi mengundangmu
untuk kembali
menziarahi sang waktu
o, yang maha terjaga
yang sedia berjaga-jaga
jagalah kami dari kesedihan
dan muram duka
o, sang waktu
berjalanlah lebih santun
dan janganlah tergesa kabur
sebelum sampai pengembaraan
sebelum sampai
perjalanan panjang.
2025.
