Kemudian, dari etnis Tionghoa juga melakukan hal yang sama dengan menggelar acara buka puasa bersama di beberapa klenteng untuk menyemarakan Ramadhan. Terdapat beberapa klenteng yang ikut memeriahkan suasana Ramadhan. Klenteng Hok Swie Bio, Bojonegoro, Jawa Timur menjadi salah satu klenteng yang menggelar acara buka bersama untuk ikut meramaikan suasana Ramadhan.
Ikatan persaudaraan mereka menjadi satu entitas penting bahwa Indonesia adalah bangsa yang satu, di mana kesemuanya dipersatukan oleh adat, toleransi, sehingga perbedaan adat, budaya, maupun agama tidak menjadikan sebagai halangan untuk menjalin kebajikan bersama. Momentum Imlek adalah bagian kecil tentang bagaimana antar umat beragama menjalin toleransi dan persaudaraan.

Ikatan itulah yang terus dibangun dalam budaya Imlek dari tahun ke tahun. Arti kata “Gong Xi Fa Cai” yang bermakna selamat semoga banyak rezeki, menandakan kemuliaan dan kemmakmuran seseorang. Di mana, kaum Tionghoa mengharapkan manusia berada dalam posisi kemuliaan yang sama, tanpa melihat agama ataupun sejenisnya.
Kemudian tradisi pembagian angpao yang menandakan kasih sayang dalam perayaan Imlek. Angpao menjadi simbol tulus bagaimana seseorang mau berbagi sesuatu yang istimewa kepada orang lain. Bagaimana kebersaaan dan kasih sayang melebihi apapun dan lebih berharga dibandingkan harta. Tradisi Imlek adalah gabungan antara kasih sayang, kebersamaan, dan persaudaraan. Kesemuanya bercampur menjadi satu dalam satu perayaan keagamaan.
