MEWARNAI PUISI

SALAM
1/
Matahari masih setengah sadar
Saat kerikil-kerikil di jalan
Berbisik pada rerumputan yang basah
Tentang kebaikan sepasang kaki gempal
yang baru saja melintas ke utara
Dalam eram induk fajar
Ia melesat, mendahului cahaya
Mengasihi anak padinya
Hingga bulir- bulir menguning
merunduk takzim

2/
Sepiring nasi hangat
mengepul di atas meja
Setelah sibuk mendoakan diri sendiri
Kita terburu- buru melahapnya
Dan seringkali lupa
kepada siapa harus berkirim salam
Atas sesuap nasi yang sampai
pada lambung kita yang lata

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Bantul, 2020-2022.

SEMOGA PAGIMU SELAMAT

hari baru
hati baru
tarik gorden
buka jendela
loloskan harum pagi
melintasi kantung udara
lampu dimatikan
pikiran dinyalakan

Tinggalkan Balasan