SEBUAH MIMPI UNTUK NAMA
yang
dilukis di masa depan
mama ipah berjubah ihram
dengan anak si bungsu
suaminya sendiri
tak ingin lepas dari tangannya;
menjadi terbuka, menyingsing senyum dengan tuhan
anaknya yang suka menulis sajak
ia doakan semoga sajaknya tak lekang dan tetap segar.

genap usia,
sesak di halaman dari massa
mereka bertiga terlukis dan dipajang “selamat datang para jamaah”
2025.

🙏🏼🔥