Ia dijuluki sebagai “Si Binatang Jalang” karena karya fenomenalnya yang berjudul “Aku.” Karya puisi Chairil Anwar yang berjudul “Aku” ini sangat terkenal dan menginspirasi para seniman lainnya. Puisi ini ditulis pada 1943 dan diterbitkan di majalah timur pada tahun 1945.
AKU

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru itu menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi.
(Chairil Anwar:Maret 1943)
Apa yang dilakukan Chairil Anwar merupakan suatu bentuk kecintaannya terhadap kesusasteraan Indonesia. Karya-karyanya berhasil mengukuhkan namanya sebagai salah satu penyair ternama. Sikapnya yang patriotik turut andil dalam keikut sertaannya melawan segala bentuk penjajahan, termasuk penjajahan Jepang pada masa itu. Generasi milenial seharusnya mencontoh sosok Chairil Anwar yang merdeka dan bebas dalam berkarya.
Selamat Hari Puisi Nasional (28 April 2022).
